Salah satu faktor penting yang memicu munculnya Nonsuicidal Self-Injury (NSSI) adalah pengalaman masa kecil yang penuh kekerasan, penolakan, maupun pengabaian. Perilaku menyakiti diri tanpa niat bunuh diri ini merupakan fenomena psikologis yang memperlihatkan paradoks dalam diri manusia. Secara naluriah, manusia pada umumnya berupaya menghindari rasa sakit. Namun, sebagian individu, termasuk mahasiswa, justru melakukan tindakan menyakiti diri sebagai cara untuk mengatasi tekanan emosional yang dirasakan tidak tertahankan. NSSI bukan sekadar perilaku ekstrem, melainkan bentuk ekspresi dari penderitaan batin yang mendalam. Berbagai kajian menunjukkan bahwa perilaku ini dapat muncul dari interaksi antara pengalaman hidup, kualitas hubungan sosial, serta kemampuan individu dalam mengelola emosi dan pikiran.
Simak penjelasan lengkap hasil penelitian Dr. Lusi Nur Ardhiani mengenai faktor-faktor yang memengaruhi munculnya Nonsuicidal Self-Injury (NSSI) serta berbagai upaya pencegahan dan penanganannya melalui video berikut.