Perubahan dunia kerja pascarevolusi industri telah membawa tantangan besar bagi keluarga. Kini semakin banyak rumah tangga yang memiliki dua pencari nafkah, sementara tuntutan kerja yang fleksibel, digitalisasi, dan ekonomi 24/7 membuat batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi semakin kabur. Akibatnya, banyak karyawan kesulitan menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga. Untuk menjawab tantangan ini, organisasi mulai menerapkan beberapa kebijakan. Salah satunya adalah kebijakan ramah keluarga atau dikenal juga sebagai family friendly policies.
SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Perkembangan dalam sistem transaksi keuangan saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Jika sebelumnya masyarakat lebih banyak menggunakan uang tunai, kini metode pembayaran non-tunai mulai mengambil alih. Seiring pergeseran menuju ekonomi digital, penggunaan uang elektronik dan transaksi berbasis kartu semakin meningkat. Kemajuan teknologi yang cepat dan mudah diakses turut mendorong pertumbuhan e-commerce, yang memanfaatkannya untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Salah satu inovasi terbaru dalam layanan keuangan digital adalah paylater, sebuah metode pembayaran yang mirip dengan kartu kredit namun tidak memerlukan kartu fisik.
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan TVRI Yogyakarta kembali menghadirkan OPSI: Obrolan Psikologi, sebuah talk show interaktif mingguan. Episode kedua yang tayang pada Selasa, 29 April 2025, pukul 15.00-16.00 WIB, membahas tema “Klik, Pinjam, Menyesal: Memahami Pinjol secara Neurosains”.
Mengapa orang dengan jabatan tinggi justru bisa menjadi pelaku kejahatan yang merugikan banyak orang? Penelitian ini mengupas tuntas fenomena kejahatan kerah putih, mulai dari faktor organisasi, kelompok, hingga individu yang mendorong intensi pelaku. Dengan pendekatan meta-etnografi dan grounded theory, kajian ini membuka mata kita bahwa kejahatan kerah putih bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan ancaman serius terhadap kepercayaan publik dan stabilitas sosial.